PEMBELAJARAN DARING DARI RUMAH
DI MASA PANDEMI COVID 19 , SIAPA TAKUT ?
DI MASA PANDEMI COVID 19 , SIAPA TAKUT ?
Oleh
Desy Apriana
Berprofesi sebagai guru selama 18 tahun, mengajar secara tatap muka adalah hal yang biasa saya dilakukan, tetapi memasuki bulan maret 2020 yang lalu, hal ini tidak bisa saya lakukan lagi dalam melakukan pembelajaran. Pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia khususnya di Bandar Lampung tempat saya tinggal, mengharuskan semua guru dan siswa harus belajar dari rumah.
Masalahnya, pembelajaran harus tetap berjalan, apapun situasinya. Sayapun dituntut untuk tetap dapat melakukan pembelajaran sehingga proses pembelajaran jarak jauhpun dilaksanakan secara daring. Untungnya aplikasi online learning classroom yang saya gunakan sangat membantu sekali, terlebih lagi para peserta didikpun tidak ada kesulitan dalam menggunakan aplikasi ini.
Dalam aplikasi online learning classroom ini, saya bisa memberikan pembelajaran dalam bentuk materi, ringkasan, PPt, bahkan video pembelajaran yang langsung bisa diakses oleh siswa. Saya juga dapat membuat latihan berupa soal-soal esay dan pilihan ganda dimana siswa dapat langsung memilih jawaban untuk soal pilihan ganda dan pada soal esay siswa dapat langsung menuliskan jawaban dikolom khusus jawaban.
Uniknya, seluruh peserta didik saya sangat antusias mengerjakan tugas tersebut terbukti dari respon siswa yang masuk sangat banyak. Hal yang paling menyenangkan adalah saya tidak disibukkan untuk megoreksi pekerjaan siswa secara manual karena pada akhir pengerjaan soal, siswa bisa langsung melihat skor nilai yang diperoleh. Selain itu, di online learning classroom ini, saya dapat melihat ringkasan pemahaman siswa dalam menjawab soal, termasuk pertanyaan yang tidak terjawab atau soal yang sering terlewatkan oleh siswa. Inilah yang menjadi data saya dalam mengukur keberhasilan pembelajaran yang dicapai oleh siswa.
Sebagai guru IPS, sayapun mengajak siswa untuk mengkaji fenomena-fenomena yang ada. Dalam soall latihan, saya juga menyelipkan pertanyaan-pertanyaan berkenan dengan isu-isu sosial yang sedang terjadi. Berdasarkan informasi dari TV, media online ataupun suratkabar, ternyata para peserta didik dapat menjawab dan menjelaskan dengan baik soal-soal yang saya berikan yang berkaitan dengan Pandemi Covid 19.
Dalam melakukan pembelajaran daring ini, tentunya ada kendala juga, diantaranya dari 6 kelas (190 siswa) yang saya bimbing terdapat 5 - 8 siswa yang pasif berinteraksi dalam pembelajaran daring ini, dikarenakan hp siswa tersebut tidak aktif. Melakukan koordinasi yang baik dengan menginfokan siswa tersebut ke walikelasnya adalah cara yang saya dilakukan agar anak-anak yang tidak aktif ini segera mencari informasi dan mengerjar ketertinggalannya dalam pembelajaran. Jika dirasa siswa masih sulit dihubungi, maka walikelaspun ikut membantu menelpon orang tua siswa yang bersangkutan.
Dalam proses perjalanannya, pembelajaran daring ini akan berjalan baik apabila ada kolaborasi dari guru, siswa dan orangtua. Sekalipun pembelajaran daring ini dikelola dengan sangat baik oleh seorang seorang guru, proses belajar tidak akan berhasil dan jauh dari harapan apabila tidak ada respon dan keaktifan para siswa itu sendiri, disinilah peran orangtua sangat dibutuhkan untuk membimbing dan memantau anak-anak mereka saat belajar dirumah. Seorang guru dan walikelas harus melakukan komunikasi yang baik dengan para orangtua siswa agar proses pembelajaran daring ini menjadi lancar dan berjalan sesuai harapan.
Pembelajaran daring di masa Pandemi Covid 19 ini tentunya harus di konsep secara matang oleh guru agar kegiatan pembelajaran tidak membebani siswa. Perlunya koordinasi sesama guru mata pelajaran disekolah agar dalam proses pemberian tugas tidak berbarengan yang akhirnya bisa membuat siswa stress karena tugas yang banyak. Psikologis siswa harus tetap dijaga agar dalam menghadapi Pandemi Covid 19 ini, para siswa tetap sehat dan nyaman belajar dai rumah. Guru, siswa dan orangtua harus bersinergi lagi sehingga proses dan hasil belajar berjalan baik. Jadi, pembelajaran daring dari rumah di masa Pandemi Covid 19 , siapa takut ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar